-
DV Junior Member
[tips]teori-teori desain grafis
ada 2 tipe image di dunia desain grafis :
1. bitmap : objek gambar di bentuk dari kumpulan titik kecil yg disebut pixel
contoh : foto digital dan image dengan format JPEG, PNG, dll
2. vector : objek gambar dibentuk dari gabungan titik dan garis yg memiliki algoritma matematika tertentu
contoh : font, shape, dan gambar2 dengan format ps,dll
program pengolah gambar
bitmap :
Adobe Photoshop, PaintShop Pro, corel photo paint, Ms. Paint, dll
Vector graphic:
Adobe Flash, Illustrator.CorelDRAW, dll
Kelebihannya:
Kelebihan Grafis Vektor
· ukuran file biasanya lebih kecil daripada gambar tipe bitmap.
· bisa di resize lebih besar tanpa mengurangi kualitas (gambar tidak pecah,tidak ada noise dan blur)
· Dapat dicetak pada resolusi tertingi printer Anda
Kelebihan Grafis Bitmap
· bisa memciptakan image dengan warna yag lebih kompleks (ex: foto)
· pengeditan perpiksel / per-area jauh lebih dimungkinkan
colour management
Ada aturan2 dalam mewarnai yang disebut Law of Colouring.
Sebelum itu, bisakah kita membahas tentang macam2 warna?
warna dasar
warna dasar adalah warna2 utama yang tidak dapat diciptakan dari waena2 lain. penggabungan warna-warna ini menghasilkan warna2 sekunder tertier dan warna2 lain.
warna dasar dibagi menjadi 3 yaitu
1. warna dasar alam : RYB (red, yellow, blue) / merah, kuning biru
warna2 dasar ini berlaku di alam... misalnya kita corat-coret pake crayon warna... goreskanlah wrena merah, lalu tumpuki dengan warna biru... pasti akan menghasilkan warna ungu....
2. warna dasar digital : RGB (red, green, blue) / merah, hijau, biru
ini adalah warna2 dasar yang dipake untuk merepresentasikan citra di dunia digital (misal: monitor, HP, MP4,dll), jadi monitor kita bisa menampilkan beraneka ragam warna sebenarnya dibentuk dari warna yg disusun oleh tiga komponen warna utama ini.... biasanya sisem warna digital ini memiliki 256 tingkat saturasi... (0-255)
3. warna dasar cetak : CMYK (cyan, magenta, yellow, black) / biru muda, ungu, kuning, dan hitam
ini adalah warena dasar yang dipakai pada dunia percetakan.... contoh gampangnya adalah printer yg kita miliki masing2... kalau kita mengi ulang... pasti disana ada 4 macam ink tank.... nah.. tiap ink tank tersebut mewakili warna-warna ini (biasanya ink tank warna hitam disendirikan karena kebutuhan warna hitam lebih biasanya banyak)... dari 4 warna tersebut... printer bisa menghasilkan berbagai warna....
sekian dulu ^^
-
Moderator
terimakasih buat infonya yagh..
-
DV Junior Member
[tips]teori-teori desain grafis tips buat desain logo
1. Logo?
Logo bukanlah hanya sebuah tanda/symbol, namun juga sebuah hal yang mampu merefleksikan brand sebuah perusahaan/product dengan penggunaan shape, font dan warna. Sebuah logo harus mampu mengindikasikan kualitas dan identitas perusahaan/produk. Salah satu fungsi dari logo adalah untuk membuat sebuah image yang mudah diingat dan mudah dikenali klien atau konsumen produk/perusahaan yang direpresentasikan logo tersebut.
2. Prinsip Simple Dalam Desain Logo
Ada 5 hal yang wajib dituruti semua desain logo
1. Describable
2. Memorable
3. Effective Without Color
4. Scalable
5. Appropriate
Poin 1 dan 2 memiliki satu fungsi: jika logo itu tidak dapat dideskripsikan, maka bagaimana orang akan mengingatnya?
Poin 3 penting agar logo bisa dicetak dan digandakan dengan fotokopi atau sebagainya. Poin 4 penting agar logo tetap bisa terlihat jelas walaupun berukuran kecil
Poin 5, desain logo harus cocok dengan perusahaan/produk yang diidentifikasikannya. Hal ini membutuhkan riset yang cukup terhadap produk/perusahaannya.
3. Pelajari Logo Yang Sukses dan Tidak
Setelah tahu 5 prinsip desain logo, maka semestinya kita bisa membedakan desain logo yang baik dengan desain logo yang buruk. Dengan mengetahui logo-logo apa yang baik dan mengapa mereka dikatakan baik, maka kita akan lebih memahami desain logo itu sendiri.
Contohnya nike. Logo ini dibuat oleh Caroline Davidson pada 1971 dengan harga $35. Namun sampai sekarang logo tersebut masih tertanam kuat di otak kita, masih efektif tanpa warna, dan dapat diskala dengan mudah. Logo tersebut simple, tidak kaku, dan merepresentasikan sayap dari dewi kemenangan: Nike.
4. Buatlah Logo Melalui Suatu Proses Desain
Setelah mempelajari langkah-langkah sebelumnya, maka kita bisa memulai proses desain logo. Setiap orang memiliki teknik dan proses yang berbeda-beda, namun secara garis besarnya kira-kira seperti ini:
a. Get to Know Your Client
Kita harus mengetahui klien kita dengan baik sebelum mendesain logo. Gunakan interview dan kuesioner untuk mendapatkan data-data yang diinginkan"You really need to understand your client very thoroughly before you get started. Logo Design is never just shooting in the dark. It's just the opposite."
Beberapa pertanyaan yang bisa digunakan:
* Company Name?
* What is your business or service offering?
* What is the mission and purpose of your business venture?
* Who is your target market and who is your most ideal customer?
* Who are your competitors and how do you differ from them?
Logo Details
* What are your thoughts on your competitors logos?
* What logo designs appeal to you and why?
* What logos do NOT appeal to you and why?
* What is the exact name as you would like it to appear in your logo?
* What is your tagline? Does this need to be incorporated into the logo design at all?
* What do you want the logo to say about your company?
* Your logo in three words?
* Do you have any colour preferences?
* Where will you be using this logo design? (car, website, etc.)
* What is the most important application of your logo? (website, stationery, etc)
Dari informasi tersebut, list-lah kata-kata yang mampu mengarahkan kita untuk membuat logo tersebut lebih appropriate.
b. Sketching & Prototyping
Buatlah sketsa kasar tentang logo yang akan kita buat. Gunakan kreativitas kita sebaik-baiknya! Buat sketsa yang cukup banyak, lalu seleksilah menjadi 4-6 buah. Setelah itu kita prototype logo tersebut dengan sebuah software di computer.
c. Send To Client For Review
Mintalah komentar klien tentang logo yang kita buat. Berikanlah 2-3 logo untuk mereka pilih, dan lakukan revisi apabila memang dirasa perlu.
Created by Febiyan Rachman a.k.a ReverseF
source: http://reversef.blogspot.com/2009/05...sain-logo.html
-
DV Junior Member
Re: [tips]Memilih Format File yang Tepat untuk Image
Ketika bekerja dengan Adobe Photoshop, ada beberapa pilihan untuk menyimpan dokumen tersebut dalam berbagai format file dan kompresi.Bagi para perancang grafik (graphic designer) pemula, mungkin merasa sulit membedakan antara format yang satu dengan yang lain. Terkadang juga salah dalam memilih format file tersebut, karena masing-masing format file memiliki kelebihan dan kekurangan. Juga memang, masing-masing format file tersebut harus digunakan secara tepat. Sebagai contoh, untuk keperluan web Anda disarankan menggunakan format file jpg, png, maupun gif. Mengapa? Baca artikel lengkapnya….
PLUGIN
Adobe Photoshop mendukung plugin yang dikembangkan oleh pihak ketiga, dengan cara menginstall filter plugin. Penempatan plugin tersebut adalah pada folder Adobe/Photoshop/Plugin/Filter…. ketika menginstal plugin yang dimaksud. Ada beberapa contoh plugin yaitu: Kai Power Tools, KPT Bryce, KPT Power Goo, Alienskin Eyecandy, Andromeda, Extensis Photoframe, KPT Convolver, dan lain-lain.Selain mendukung plugin filter, Adobe Photoshop juga mendukung pertukaran dokumen dari program lain, diantaranya: Adobe Illustrator, Macromedia Freehand, Macromedia Firework, Adobe PageMaker, Adobe After Effect, Corel PhotoPaint, CorelDraw, 3D Studio Max, dan lain-lain.
Teknik pertukaran dokumen tersebut dengan cara menyimpan format file yang sesuai dan dapat diterima oleh program-program tersebut di atas.
Berikut ini penjelasan beberapa format file untuk menyimpan dokumen pada Photoshop.
PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.
BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE.Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.
EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak.Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.
JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)
Format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. Format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Format file ini juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya.
GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.
TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.
PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.
PDF (Portable Document Format)
Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.
PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.
PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.
TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.
IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.
SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.
PXR (Pixar)Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.
RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.
DCS (Dekstop Color Separation)
Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.
FORMAT KOMPRESI
Beberapa program terutama yang berorientasi pada publikasi elektronik dan multimedia selalu memerlukan format file yang berukuran kecil agar ketika dibuka tidak akan lambat. Untuk keperluan tersebut diperlukan kompresi.Berikut ini format file yang berorientasi publikasi elektronik dan multimedia dengan kompresinya masing-masing.
RLE (Run Length Encoding)
Kompresi ini mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Digunakan oleh Adobe Photoshop, TIFF dan sebagian besar program yang terdapat dalam Windows.
LZW (Lemple-Zif-Welf)
Sama seperti kompresi RLE, kompresi ini juga mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Kompresi ini digunakan oleh TIFF, PDF, GIF, dan format yang mendukung bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik untuk mengkompres gambar dengan area besar yang menggunakan 1 warna.
JPG (Joint Photographic Experts Group)
Format ini mengkompres file dengan menghilangkan detail. Format file ini sering digunakan oleh JPG, PDF, dan format yang menggunakan bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik digunakan untuk gambar dengan continous tone seperti foto.
-
DV Junior Member
Continue dari post sebelumnya
CCIT
CCIT merupakan singkatan dari bahasa Perancis yang dalam bahasa Inggris disebut International Telegraph and Telekeyed Consultive Commitee.Kompresi ini digunakan untuk mengkompres gambar hitam putih, dan mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detailnya. Kompresi ini sering digunakan oleh PDF dan format lain yang menggunakan bahasa postscript.
CATATAN
Ketika menyimpan dokumen pada format file yang tidak dapat menyimpan informasi layer, maka Anda harus mengubah gambar tersebut menjadi flaten image terlebih dulu.
Format file yang dapat menyimpan mode warna Duotone hanyalah EPS, RAW, dan PSD. Oleh karena itu, ketika ingin menyimpan dalam format lain maka Anda harus mengubah mode warnanya terlebih dulu, menjadi RGB bila dokumen tidak ingin dicetak, karena informasi Duotone-nya akan diuraikan menjadi RGB.
Format file yang dapat menyimpan mode warna Lab Color hanyalah PSD, RAW, TIF, PDF, dan EPS.
Format file yang dapat menyimpan mode warna CMYK hanyalah PSD, RAW, EPS, TIF, JPG, PDF, dam SCT.
Mode warna Indexed Color dapat menyimpan beberapa format file sesuai seting indexed color-nya.
Co0ntinue dari post sebelumnya
Mode warna RGB dapat disimpan pada semua format file yang ada di Adobe Photoshop.
Format yang direkomendasikan oleh para desainer profesional adalah
PSD = untuk dokumen yang masih ingin diedit kembali.
EPS = untuk dokumen yang sudah final untuk persiapan cetak.
JPG = untuk cetak dengan kompresi di atas 8 bit dan untuk foto dalam web dengan kompresi di bawah 5.
GIF = untuk ilustrasi dan animasi pada halaman web.
TIF = untuk cetak, pertukaran dokumen antar platform serta sequence animasi
Sumber : http://slametriyanto.net/
-
DV Junior Member
waahhhhh...brasa sekolah design gratis!!
oke banget iniiii..
-
DV Junior Member
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
Forum Rules